Bird’s Nest Revital Moisturizing Hand Cream

Berapa banyak dari kita yang sering mengabaikan perawatan kita? Tangan kita digunakan untuk kegiatan sehari-hari; menulis, mengambil barang, menyentuh makanan, dll. Jika tidak ditangani, tangan Anda yang Anda gunakan untuk aktivitas Anda mungkin terasa kasar, kusam, dan bahkan meleleh untuk dikupas. Saya bisa mengatakan itu karena saya membiarkan kulit di tangan saya begitu kering dan tidak pernah memberikan lotion untuk melembabkan. Perawatan tubuh sebenarnya adalah sesuatu yang masih saya anggap remeh. Kalimatnya, jika saya bisa sangat merawat wajah, berarti saya membaca daftar bahan dan membandingkannya satu per satu.

Tetapi ketika datang ke produk perawatan tubuh, saya masih lebih santai karena saya merasa bahwa kulit tubuh saya jauh lebih “badak” daripada kulit wajah, yang ternyata tidak 100% akurat. Lapisan kulit di punggung tangan kita tipis dan perlu dirawat dengan hati-hati, alias dengan perawatan penuh kasih sayang (KLT). Setiap hari saya keluar dari tangan saya, punggung tangan saya terkena paparan sinar matahari, yang jelas berbahaya karena saya sering menggunakan tangan saya untuk melindungi wajah saya dari sinar matahari. Ditambah faktor lain seperti mencuci tangan beberapa kali sehari dan sekarang Jogja juga dipengaruhi oleh udara yang sangat dingin, tangan saya terlihat kusam dan kering.

Kebetulan saya dikirim kemarin dari SNP, salah satu produk terbaru mereka, SNP Bird’s Nest Revital Moisturizing Hand Cream. Paket ini sangat indah, saya harus akui. Terutama karena biru adalah warna favorit saya. Hand cream ini dikemas dalam tabung plastik matt dengan topi sekrup, seperti kacang dengan 50 gram konten produk dengan harga Rp. 116.000. Sejauh yang saya tahu hand cream ini mengandung banyak konten dibandingkan dengan hand cream lainnya.

Pelembab revital dari sarang burung ini memiliki tiga kali lipat kebutuhan untuk perawatan tangan karena kemampuannya untuk menyediakan tangan shea butter, ekstrak rex yang tahan burung dan tahan air hidroksethylurea. Kemudian formula kelembaban pelindung mencegah air menguap, membuat kulit terasa lembab bahkan ketika kita mencuci tangan lagi. Oh ya, selain kulit, hand cream ini juga bisa digunakan untuk merawat kuku dan kutikula.

Sejak pertama kali saya menerima produk, saya sangat bersemangat untuk mencobanya. Setelah kulit saya dikupas, saya tidak langsung membeli hand cream, tetapi saya masih menggunakan body lotion biasa. Sejujurnya, saya tidak suka karena kebanyakan lotion tubuh membutuhkan waktu lama untuk menyerapnya, dan ketika tangan saya bersentuhan dengan air lagi, itu meleleh dan melekat. Apalagi tangan saya mudah berkeringat, jadi saya lebih malas menggunakannya. Tetapi dengan hand cream ini saya cukup senang dengan efek dan kinerja tangan di tangan saya.

Teksturnya lotion dan hampir terasa seperti paket tidur SNP, tetapi dengan tekstur lebih tebal yang sangat cocok untuk kulit di kulit, warnanya putih dan aromanya enak, benar-benar segar. Karena udara Jogja sangat dingin, hand cream ini sangat membantu mencegah kulit saya menjadi dingin seperti biasa. Dan yang paling saya sukai adalah bahwa itu benar-benar tidak berat pada kulit, begitu ringan, menyerap dengan cepat dan tidak membuat perasaan lengket setelah diterapkan, bahkan setelah dipukul lagi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *