Definisi, Gejala dan Pengobatan Bakteremia

Pengertian bakteremia adalah keadaan dimana aliran darah terdapat parasit bakteri di dalamnya yang melebihi ambang batas normal. Jumlah bakteri yang berlebihan ini dapat menimbulkan hiper resistensi dari sistem imunitas tubuh. Dimana pada kondisi normal jumlah kecil bakteri dapat ditangani oleh sistem imun dengan baik dan cepat. Namun dalam jumlah banyak dan waktu lama kondisi ini akan menyebabkan infeksi serius hingga sepsis. 

Gejala Bakteremia

Secara pengertian bakteremia terdapat jenis gejala yang terjadi hanya sementara dan tidak menimbulkan infeksi serta gejala yang menimbulkan infeksi. Pada gejala sementara, bakteremia hanya menimbulkan demam singkat yang dapat sembuh dengan sendirinya. 

Sedangkan jenis gejala bakteremia yang menimbulkan infeksi hingga sepsis memiliki kondisi seperti seperti demam tinggi hingga menggigil. Pada kondisi tergolong ekstrem penderita akan mengalami jantung berdebar, tekanan darah rendah, nafas menjadi sangat cepat, gangguan pencernaan, dan tubuh semakin melemah. Pada anak-anak umumnya gejala ini ditandai dengan sikap rewel dan sulit makan.

Penyebab Bakteremia

Sesuai pengertian bakteremia dimana bakteri yang masuk dalam aliran darah terjadi secara spontan. Kondisi ini dapat terjadi dalam kegiatan sehari-hari yang paling sederhana sekalipun seperti lewat makanan yang dimakan. Makanan yang dijual dipinggir jalan tanpa sterilisasi yang baik dapat meningkatkan potensi jumlah bakteri besar yang masuk kedalam tubuh dan aliran darah. Infeksi pada bagian tubuh seperti paru-paru atau saluran kemih, pemasangan alat tidak steril pada tubuh, prosedur operasi, hingga luka juga dapat menyebabkan bakteremia. 

Bakteremia dapat menimbulkan infeksi serius pada kondisi tubuh yang kurang ideal atau fit. Selain kondisi tersebut pada bayi dan orang tua dengan sistem imun yang rentan juga memiliki potensi terjangkit bakteremia. Memiliki kekebalan tubuh yang lemah akibat kanker atau HIV/AIDS, luka seperti luka bakar, dan penyakit kronis seperti diabetes atau gagal jantung juga meningkatkan potensi terjangkit bakteremia.

Diagnosa Bakteremia

Pengertian bakteremia dengan gejala serius tidak dapat didiagnosa diluar tenaga medis ahli dan dokter. Diagnosa akan melalui pemeriksaan fisik hingga penunjang dengan memperoleh sampel darah untuk mengetes pertumbuhan bakteri. Tahap awal pemeriksaan akan meliputi perhitungan jumlah sel darah lengkap, laju endap darah, CRP, procalcitonin, pemeriksaan urine, feses, dan foto rontgen untuk untuk mengetes positif infeksi di dalam tubuh serta pengecekan sumber infeksi secara lebih mendetail. Serangkaian tes tersebut dilakukan untuk memperoleh penanganan dan pengobatan yang tepat.

Pengobatan Bakteremia

Penangan dapat dilakukan dengan memberikan antibiotik infeksi bakteri sesuai takaran yang tepat dari dosis dokter baik berupa obat oral maupun suntik. Pada kasus tertentu seperti infeksi serius proses operasi terkadang diperlukan untuk menghilangkan abses dan jaringan terinfeksi dari tubuh dalam kondisi infeksi yang tidak dapat ditangani antibiotik. Tanpa prosedur operasi pengangkatan abses dalam kondisi bakteremia kornis maka infeksi dapat terindikasi menyebar semakin luas di dalam tubuh hingga kondisi kematian. 

Sebagai bentuk pencegahan bakteremia terutama bagi kalangan dengan kerentanan mengalami infeksi yang lebih besar maka perlu untuk memperhatikan tindakan tertentu. Seperti mencantumkan riwayat penyakit secara mendetail sehingga bagi penderita penyakit tertentu untuk diberikan antibiotik sebelum proses operasi atau perawatan pada gigi. Selalu menjaga dan memelihara kebersihan kateter dan menjaga diri dengan imunisasi yang lengkap. Imunisasi yang penting untuk mencegah bakteremia adalah imunisasi vaksin pneumonia atau influenza.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *