Hotel YELLO Jemursari Surabaya

tempat-hangout-surabaya

Kota Surabaya telah menyediakan apa yang dibutuhkan untuk wisatawan dan pebisnis yang telah melintas. Sebagai salah satu kota terbesar dan terpadat di Indonesia. Dapur Nusantara ada di mana-mana. Bahkan dengan serangkaian akomodasi berdasarkan harga, tingkat kenyamanan, dan persyaratan menginap. Tetapi menemukan rumah yang tampak kaku di luar tetapi selamanya muda masih relatif jarang. Mungkin hotel butik standar yang mampu. Namun (sekali lagi) Kota Surabaya masih memiliki setidaknya hotel butik instagram. Jadi tidak bingung? Beberapa minggu yang lalu saya berkesempatan mengunjungi hotel baru di daerah Jemursari, Surabaya. Mendengar konsep yang ditawarkan berbeda dari hotel sponge di Surabaya. Disamping itu YELLO juga dikenal sebagai tempat hangout Surabaya yang begitu terkenal.

Bahkan, eksteriornya tampak seperti fasad kaku dengan cat abu-abu terang, yang memberi kesan keseragaman. Tapi setelah melihat, saya bilang ya bahwa hotel ini memiliki konsep yang sangat unik. Sebelum saya memasuki lobi, saya disambut oleh mural oleh Suroboyo dengan gambar Monumen Pahlawan, disertai karikatur buaya dan hiu. Di sebelahnya ada mural dengan turis di Surabaya. Keduanya didominasi oleh warna kuning yang tidak membuat saraf mata sakit. Warna kuning masih mendominasi penerimaan, sofa di lobi untuk seragam staf. ” YELLO!” Salah satu dari mereka disambut, diikuti oleh teriakan ” YELLO!” Dari yang lain sambil melemparkan lima tinggi. Bukan prioritas jabat tangan, tapi lima tinggi! Kerutan di wajah tiba-tiba menghilang dan benar-benar terasa seperti teman sebaya mereka.

Surabaya, yang terletak di Jemursari, YELLO Jemursari, menjadi hotel YELLO pertama yang dibangun di Indonesia. Tidak seperti hotel lain yang dikelola oleh manajemen Tauzia, YELLO Hotels memiliki standar hotel bintang 3. Sepertinya hotel butik, tetapi tidak. Seragam staf tidak terlalu formal, sebaliknya mereka mengenakan baju jumper kuning dengan gaya kasual dan masih sangat muda.

Senyum berlanjut dari resepsionis saya ketika saya mengetik di iPad (tablet yang dibuat oleh perusahaan dengan logo Apple Crowak), yang sepenuhnya diisi dengan kartu identitas. Tampaknya mereka telah meminimalkan penggunaan kertas, semuanya secara digital. Yang unik adalah bahwa YELLO Jemursari atau pusat bisnis Net Zone, tidak jauh dari bagian penerima tamu, tidak menawarkan layar PC yang besar atau mewah seperti iMac, tetapi menerima tablet yang tidak memakan banyak ruang.

Setelah saya menyelesaikan proses check-in dan meletakkan barang-barang saya di kamar saya, saya dengan santai berjalan melalui hotel dan melihat beberapa fasilitas YELLO Jemursari. Di lantai dua ada ruang pertemuan dengan nama-nama eksentrik yang pastinya diberi sentuhan pemuda. Warna kuning mendominasi mata, dinding meninggalkan penampilan yang belum selesai, pintu kaca dihiasi dengan pencahayaan Pac-Man dan TRON film. Mereka disebut pemain, penantang, inovator dengan kapasitas sekitar 40 hingga 50 kursi. Generator adalah ruang pertemuan terbesar dengan ruang hingga 120 kursi. Sayang sekali kan?

Oh ya, tampaknya YELLO Jemursari tidak memiliki fasilitas kolam renang. Meskipun saya berharap bisa memperlambat sore itu dan bermain di udara hangat Surabaya. Tapi jangan khawatir, mereka malah menawarkan Game Station, salah satu fasilitas pengunjung untuk bermain game. Layar sensor sangat besar dengan mesin X-Box tersedia di lobi, bebas digunakan oleh tamu yang menginap di sana. Ya, tidak salah ketika YELLO Hotels dikatakan sebagai hotel yang bagus untuk anak-anak besar. Eits hanyalah fasilitas umum dari YELLO Jemursari, belum nyamannya di Kamar Yello yang indah dan juga variasi makanan dan minuman di Wok n Tok, nama restoran di YELLO Jemursari. Begitu banyak hal menarik tentang YELLO Jemursari, review kamar saya akan ditulis di artikel berikut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *